jump to navigation

Nacho Libre (the combination between pastor & wrestler) May 18, 2008

Posted by Albert in Movies.
trackback

Bertopeng biru merah. Telanjang dada. Bercelana ketat biru dengan tambahan celana dalam merah. Tebak siapa? Yup, Nacho. Saat ini saya baru saja menikmati tontonan menarik di HBO. Nacho Libre. Film ini dibuat sekitar tahun 2006, sudah lama memang. Tapi bagi penikmat film comedy, saya sangat menikmati film ini. Dulu memang saya sudah pernah menontonnya, tetapi acting Jack Black yang selalu sangat menghibur, membuat saya menonton film ini lagi.

Film ini dilatar-belakangi dengan keadaan suatu gereja yang sangat kekurangan dana. Sebagai seorang pastor, Ignacio (Jack Black) memiliki tugas untuk menyiapkan makanan bagi masyarakat gereja tersebut (para pastor dan anak-anak yatim). Tugasnya yang rutin tersebut membuatnya jenuh. Hingga suatu saat ia menemukan suatu tujuan baru, yaitu menjadi terkenal dan disukai orang banyak. Kebetulan dikotanya, pegulat merupakan profesi yang dianggap paling terkenal, disukai orang banyak, dan mendapatkan banyak uang. Ia pun mencari rekan untuk menjadi pegulat profesional. Dia bekerja sama dengan Esqueleto, seorang pencuri makanan di kota. Ignacio pun memilih nama Nacho sebagai nama samarannya ketika bertarung di ring. Sayangnya dari keseluruhan pertarungannya, dia dan rekannya selalu kalah. Hingga suatu saat, ia menemukan tujuan hidup dan gulatnya. Untuk mendapatkan uang, sehingga ia bisa membelikan sarapan dan bis bagi anak-anak yatim, agar mereka dapat berlibur. Menjelang awal klimaks film ini, ia harus bertarung dengan Ramses, pegulat no. 1 dikotanya. Akhir cerita? hmmm…easy to guess i think.

Film ini merupakan tipe film action-comedy dengan sedikit bumbu romantic. Target tipe penonton yang dibidik film ini sepertinya untuk semua umur. Anak kecil pun diperbolehkan, tentu saja dengan pengawasan dari ortu. Film ini sepertinya mencoba meniru karakter utama Superman, terlihat dari penggunaan celana dalam di luar :D . Clark Kent seorang wartawan kikuk dan tampak lemah bisa menjadi seorang pahlawan super. Film ini pun mencoba menggali sisi yang berlawanan. Seorang pastor menjadi pegulat. Pastor yang seharusnya menjauhi kekerasan dan sifat keduniawian. Dia bisa menjadi seorang pegulat yang haus kemenangan. Banyak sesuatu yang lucu dari film ini. Baik hanya berupa perkataan atau adegan. Salah satu adegan yang saya suka, yaitu surat cinta Nacho
yang diberikan pada suster Encarnación menjelang pertarungannya dengan Ramses. Lucu juga mendengar surat cintanya yang bergaya narsis dan mencoba untuk tidak vulgar atau menyalahi sumpah kepastorannya. Am i must to imitate that??? Hehehe.. What do u think, honey??? ;D

Daya tarik film ini menurutku ada pada acting Jack Black. Dia memiliki gaya narsis khasnya. Ditambah lagi perubahan mimik muka, seperti alis mata meninggi dan bibir menipis. Hmm…let me think. Sepertinya, saya mulai menyukai Jack Black sejak membintangi film School of Rock. Dilanjutkan dengan acting seriusnya sebagai peran antagonis di film King Kong. Entah kapan lagi dia akan mengeluarkan film terbarunya. I’m still waiting, Jack!!!

My story…
Mengerikan!!! sepertinya kata itu dapat dianggap mewakili hari-hari saya belakangan ini. Bayangkan!!!
2 hari yang lalu, saya bercerita ke ortu, “Dad..mom..td siang gw liat brita, ada rombongan moge yang konvoi dari jkt-sby dan setiap mengisi bensin di kota yang disinggahi, maka pom bensin itu ditutup untuk umum. Tebak sapa yang jadi ketua moge itu? Sofan Sofian.” Eee..td siang, pas nonton berita tv, Sofan Sofian meninggal gara-gara kecelakaan motor pas konvoi. Ok, may be it’s just a contingency…

Tadi siang juga, saya berenang with my grand-pa. Selesai berenang, my grand-pa bilang, mobil saya masih bagus. Saya tanya, bagus apanya, kalau mesin mungkin iya, tapi kalau body dah ada lecet dikit-dikit gara-gara kesenggol motor lah, dan lain-lain. Lalu saya pergi bersama my grand-pa cari makanan. Beres makan, pas sampe di tempat parkir…Shittt!!! mobil saya tergores. Sebelumnya memang ada motor yang parkir di sebelah kanan depan mobil saya.

Setelah dua kejadian itu, saya merasa ngeri juga yah…apa yang saya bicarakan selalu menjadi kenyataan. Sesampai di rumah, saya bertanya ke my mom. “Mom, liat koran kemaren ga? soalnya saya pengen baca iklan Telkomsel internet Blackberry.” Lalu my mom bilang kalau koran kemarin sudah tidak ada di meja. Jadi saya ambil koran kemarin, pas saya buka sehalaman demi sehalaman, tiba-tiba…saya lihat ada iklan Telkomsel. Bukan tentang internet Blackberry sih, tapi tentang internet telkomnet flash. But itu cukup identik juga khan???

Sampai kapan hal-hal tersebut akan berakhir??? yang pasti, mulai hari ini…saya harus berhati-hati dalam membicarakan sesuatu. Mengerikan??? For me…yup, it’s make me scare!!!

Comments»

No comments yet — be the first.